Archive for the ‘Pendidikan & Kesehatan’ Category

Kuliah aja kok mahal…

Pa’… jangan lupa bayar buat “SIMAK UI” dari atm bni, nomor pesertaku 70xxxxxxx, tolong ya Pa’… nanti kalau terlambat nga dapet tempat, ok ok pa’!!! ……….dua minggu setelah itu .. Jangan lupa ya Pa’… harus bayar hari ini buat “UTUL UGM”, lewat ATM Mandiri ya Pa’… itu antara lain isi SMS dari anakku hari2 terakhir ini, dimana dia sedang berjuang untuk menyelesaikan semester akhir setelah dua tahun ini bekerja keras berpacu dengan waktu menyelesaikan studinya di salah satu SMAN. Dua tahun lalu, saya terkejut kejut juga di buatnya ketika kala itu dengan bersemangat habis dia ingin memasuki kelas akselerasi agar dapat dengan sebegera menyelesaikan studinya di SMAN dan sekaligus menghemat biaya, begitu katanya. Diam diam rupanya dia selalu memikirkan kemampuan orang tuanya yang memang pas-pas an itu, ***terharu aku dibuatnya***

(more…)

Surat dari sahabat

Sekitar tiga atau empat tahun yang lalu ketika berbenturan  dengan gaya kepemimpinan bos baru (france) membuatku merasa perlu ”curhat” dengan sahabat lamaku dari jepang yang dengan arif dan pemahaman yang cerdas memberikan dorongan semangat serta membuka cakrawala berfikir yang lebih luas didalam hal membuat sesuatu keputusan penting dalam perjalanan karier didalam pekerjaan ketika itu.

(more…)

Kantin kejujuran

Pagi itu anak-anak telah bersiap siap, setelah beberapa hari belakangan ini melaksanakan kebersihan sekolah serta merapikan segala sesuatunya dalam rangka menyambut salah satu pejabat tinggi negara ini yang akan berkunjung  ke sekolah kebanggaannya. Tentu para siswa merasa bangga sebab sekolahnya dikunjungi pejabat tinggi.

Segala sesuatunya telah dipersiapkan, terutama kepala sekolah dan para guru dan tentunya anak-anak siswa, dengan segala kemampuan baik materil maupun  moril mempersiapkan segala persiapan penyambutan.

(more…)

Setelah lulus UN, lantas apa….?

Hasil UN telah diumumkan beberapa hari yang lalu, dan menurut banyak kalangan tingkat kelulusan tahun 2008 ini mengalami penurunan dibanding tahun 2007. Hal ini diakibatkan beban UN tahun ini meningkat dari 3 bidang studi menjadi 6 bidang studi serta  standar kelulusan dinaikkan dari 4,25 pada tahun 2007 menjadi 5,25 pada tahun 2008, demikian dikatakan salah seorang dari Balitbang DPN.

  (more…)

Hasiat air kelapa hijau

kelapa-hijau.jpgHasil laboratorium atas pemeriksaan darah dan urin atas istri saya minggu lalu membuat rasa was-was dan khawatir, masalahnya salah satu item dari hasil lab dimaksud menunjukkan adanya Oxalat + didalam ginjal, yang dalam keadaan normal seharusnya kosong. Rasa khawatir ini muncul mengingat medical recordnya pada waktu masa lalu pernah  mengalami gangguan ginjal, sampai sampai di opname di rumah saki t sampai dua minggu.

Secara kebetulan ada teman datang bertandang ke rumah, dan cerita punya cerita pembicaraan beralih ke hasil lab yang saya ceritakan tadi. Tak dinyana tak diduga ternyata saudara teman ini beberapa waktu yang lalu sudah berencana mau  berangkat ke Singapore untuk melakukan operasi ginjal. Namun atas saran seseorang,  dia membatalkan rencana tersebut dan mencoba melakukan saran dimaksud untuk meminum air kelapa hijau secara teratur. Dan ternyata berhasil, batuan atau karang yang ada di ginjalnya tersebut dapat hancur, sekarang  dia sudah sehat kembali seperti sediakala.

Ajaib ………, ini merupakan pengobatan alternatip yang sangat menakjubkan.

Dengan referensi ini, istri saya sekarang sedang mencobanya, dan tentunya dengan harapan dapat mencairkan Oxalat+ tersebut. Memang, dari pengalaman terdahulu, air kelapa hijau sangat manjur, ketika  anak saya menderita  cacar air dahulu, air kelapa hijau yang menyembuhkannya.

Ternyata ngorok itu berbahaya

Wah ternyata ngorok itu berbahaya, Itu yang ada di benak saya ketika mendengar satu ulasan di media radio beberapa hari yang lalu.  

Memang sering saya alami per-ngorokan ini membuat masalah, ketika suatu kejadian dilarut malam anak saya yang masih kecil (kebetulan tidur di kamar saya)  berteriak-teriak “berisikk berisiiiiiik”, saya kira dia sedang mimpi, ternyata dia tidak bisa tidur karena suara deru ngorok rupanya. Lain lagi dengan istri yang sering ngedumel karena terganggu tidurnya oleh si ngorok (belakangan kayaknya sudah dinikmati suara itu, nggak ngomel lagi). Habis gimana yah, wong kita tidak menyadarinya, tau tau gggooooook ciiissss aja tuh. Selama ini keburukan yang saya rasakan dari ngorok alias “ndengkur” sebatas itu saja (selain malu juga sih), tidak terpikirkan resiko lainnya.  

Setelah mendengar ulasan di media tersebut yang menyatakan ngorok itu bisa menimbulkan penyakit berbahaya dan salah satu contohnya  bisa mengakibatkan Strook, dimana pada saat ngorok, pernafasan bisa berhenti beberapa waktu. Hal ini akan mengakibatkan penyaluran oksigen ke otak berhenti pula, yang secara kumulatip bisa mangakibatkan Strook tadi.  Saya sangat penasaran dan mencoba mencari artikel mengenai ngorok untuk memastikan kebenaran ulasan dimaksud, dan ternyata memang demikian. 

Bagaimana cara mangatasi ngorok? Itu dia yang menjadi pertanyaan, sementara ada yang mengatakan bisa diatasi dengan diet, ada juga dengan prosedur implant pillar (katanya biayanya sangat mahal bisa mencapai puluhan juta).

Nah, siapa tahu ada blogger yang tau dan mengerti cara mengatasi ngorok ini (yang biayanya terjangkau), atau mungkin dengan cara tradisional; bolehlah nyumbang pendapat atau saran atau apapun melalui blog ini. Mungkin dengan ini ada yang dapat terbantu disana (termasuk saya tentunya).