si Boru Ampudan

Aku bukan tipe orang penyabar walau sementara orang disekitarku terkadang menyebutkanku termasuk orang yang sabar ***hee he he….., geer*** , mungkin faktor inilah salah satu kendala yang aku miliki hingga sulit meraih cita yang terbentang luas disana. Aku paling benci harus menunggu, walau peluang peluang selalu menanti didepan, dan dari banyak pengalaman yang kumiliki segala kesempatan menguap begitu saja hanya disebabkan tidak memiliki sedikit kesabaran.

Tidak demikian halnya kalau bersama si Boru Ampudan, semua terasa luluh dan hanyut dalam kenyamanan rasa , kekalutan dan beban hidup serasa terlupakan dan lebur menjadi keceriaan dan kehangatan disertai degan interaksi yang menyenangkan.

Menulis… dan menulis …..itulah yang dilakukannya dikala senggang, jemari mungil dan mulus menari kesana kemari menggoreskan isi alam pikir diatas kertas putih bersih seputih hatinya. Dari beberapa tulisan yang tentu masih sederhana pernah juga kuposting di blog ini beberapa tahun yang lalu, ketika era blog lagi booming kala itu, dan beberapa blogger yang saat itu memulai berblog ria sepeti halnya kulakukan juga, kini sudah menjadi blogger yang hebat-hebat, kecuali aku yang tidak pernah mencapainya.

Aku tidak berkemampuan membuat dongeng yang menarik, namun kupaksakan diri sebisa yang kubisa membuatnya, dan dongeng yang pas-pasan itu selalu kuceritakan setiap malam untuk menghantarkannya ke alam tidur yang lelap. Ini memang membutuhkan kesabaran, namun aku bisa melakukannya dan menikmatinya sekaligus, anehnya dia juga terhibur dengan ulangan dongeng yang sama setiap malamnya. Buktinya dia selalu tertidur menjelang cerita berakhir.

Ini berlangsung sampai si boru Ampudan itu menduduki kelas 6 SD, dan sungguh disayangkan hal seperti ini tidak dapat berlangsung terus semenjak dia melangkah ke sekolah yang lebih tinggi yaitu SMP…….aku memakluminya.

Namun…..aku selalu merindukan hal-hal menyenangkan itu terulang kembali.

Entah kenapa… di malam sehabis mengikuti UAS untuk kelas 1 SMP beberapa hari yang lalu, nostalgia itu terulang. Banyak cerita teruntai, kenangan masa masa kecilnya terlontar dengan derai ketawa yang menyenangkan dan akhirnya menghantarkannya kealam tidak sadar dengan segala angan dan mimpi bersatu disana.

Nggg mmm ….suaranya lirih, seekor nyamuk mengusik tidurnya yang nenyak, sementara aku yang masih terjaga dan membaca baca sambil tiduran disampingnya memandangi wajah mungil itu. Adakah dia memikirkan hidupnya di masa nanti? Apakah yang akan dilakukannya kelak? Aku tak sanggup membayangkan kehidupan seperti apa yang akan dijalaninya nanti di dunia yang semakin keras ini.

Nggg mmm …, kembali lirihannya mengisi malam yang kian larut, terlintas dipikiran dongengan tentang seorang putri yang mendambakan seorang pangeran yang baik nan bijaksana, yang berhasil membawa negerinya menjadi negeri yang makmur dan sejahtera. Tidak seperti negeri ini yang kian tahun kian kusut terbawa kemunafikan dan kebohongan para pemimpinnya, selalu menghembuskan kebingungan kebingungan pada rakyatnya, sementara disana penderitaan semakin merajalela, pendidikan yang katanya gratis itu dimanipulasi dengan kelas-kelas istimewa sehingga bebas melaksanakan pungutan-pungutan yang luar biasa itu. Sungguh menjengkelkan………..

Apakah dia memimpikan pangeran itu? Entahlah….. aku hanya bersujud kepada yang Kuasa dan memohon agar segala petunjuk dapat dilimpahkanNYA kepada Boru Ampudan-ku didalam menjalani kehidupannya kelak.

Teng… teng…. jam menunjukkan angka 2 yang menandakan malam sudah larut….. kubetulkan selimut yang membungkus tubunya dengan kehangatan. Kutinggalkan dia dalam ketenangan malam yang indah dengan angan dan impiannya. Aku beranjak menghampiri istirahat yang sebentar lagi akan menyongsong pagi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: