Archive for June, 2008

Berani capek ala Maria Kristin Yulianti

Saya kejar saja terus bola dia, akhirnya dia jadi terburu-buru ingin menyelesaikan, kata gadis kelelahiran Tuban 25 Juni 1985, dan kemudian score berakhir 22-20 untuk kemenangan Maria dalam pertandingan semifinal Piala Jarum Indonesia Super atau INDONESIA TERBUKA  dengan Pemain kedua China Ning Zhang. Perburuan angka belangsung alot, set pertama dengan 21-19 untuk Maria dan set kedua untuk Ning Zhang dengan score 20-22. Dengan demikian Maria Kristin Yulianti memenangkan pertandingan semifinal itu dengan 2-1.

Perjuangan dengan semangat pantang menyerah, yang terus menerus mengejar penempatan bola oleh Ning Zhang yang dipertontonkan oleh Maria menghasilkan buah manis dapat memenangkan pertandingan itu.

(more…)

Si Lincah Robin van Persie

Team Panser Jerman yang pada penyisihan group sangat meragukan, tampil dengan perkasa dan mengairahkan dalam pertandingan babak perempat final melawan Portugal yang dalam kompetisi ini termasuk salah satu yang difavoritkan. Tak dapat dibayangkan, dalam tempo yang relatif singkat si Panser berhasil membobol gawang Portugal dua kali berturut turut, walaupun kemudian Portugal dapat membalas, namun sayang hanya dengan satu gol, dan selanjutnya akhir pertandingan berkesudahan dengan score 3-2 untuk Jerman, sehingga Portugal yang difavoritkan itu kandas melanjutkan perburuan piala eropa ini.

(more…)

Setelah lulus UN, lantas apa….?

Hasil UN telah diumumkan beberapa hari yang lalu, dan menurut banyak kalangan tingkat kelulusan tahun 2008 ini mengalami penurunan dibanding tahun 2007. Hal ini diakibatkan beban UN tahun ini meningkat dari 3 bidang studi menjadi 6 bidang studi serta  standar kelulusan dinaikkan dari 4,25 pada tahun 2007 menjadi 5,25 pada tahun 2008, demikian dikatakan salah seorang dari Balitbang DPN.

  (more…)

Danau Toba Festival diundur

Sungguh sial rasanya, satu rencana yang sudah direncanakan dengan baik mendadak dirusak oleh sesuatu yang tidak terduga.

 

Visit Indonesia Year telah dicanangkan beberapa waktu yang lalu, dan salah satu program kunjungan wisata tersebut adalah Danau Toba Festival atau yang lazim disebut Pesta Danau Toba yang sesuai informasi yang saya dapatkan, program ini akan dilaksanakan pada pertengahan bulan Juni 2008. Berkenaan dengan kegiatan ini sudah lama tidak dilaksanakan, maka keinginan untuk berwisata kesanapun timbul tak terbendung.

Lalu jauh jauh hari rencanapun disusun, meliputi liburan sekolah anak-anak bagaimana, apakah cuti dari kantor dapat diperoleh, dan yang lebih penting lagi  apakah tabungan mencukupi. Nah, semua itu telah dipersiapkan dengan baik, dan beberapa hari yang lalu tiket keberangkatanpun sudah dibeli untuk akhir minggu ini. Eeeh……, tau tau pagi ini, saya dengar di Radio bahwa Pesta Danau Toba dimaksud ditunda sampai pertengahan bulan July 2008.

 

Petugas Parwisata atau panitia”?” (tidak jelas saya dengar) yang diwawancarai wartawan radio tersebut dengan gamblang meminta kepada si wartawan agar hal-hal seperti ini tidak usah dibahas, sebab hal ini hanyalah permasalahan yang tak perlu diperdebatkan dan menurut dia lebih baik membahas keberhasilan program-program Visit Indonesia Year yang lain yang sudah menggapai sukses. Saya percaya si wartawan mempertanyakannya karena pasti ada orang yang dirugikan akibat ditundanya pelaksanaan program ini, sebab tidak pernah ada informasi sebelumnya mengenai penundaan Festival ini, walaupun si Bapak tadi mengatakan bahwa informasi penundaannya sudah dilakukan. Tapi hal ini terbantahkan oleh beberapa assosiasi yang berkaitan dengan wisata menyangkal hal tersebut.

 

Seperti inilah hasil pekerjaan orang orang kita, yang masih jauh dari professionalisme, kapan majunya?