Domain mapping

Anda tertarik dengan Domain Mapping?

Ntar dulu, kalau ilmu anda hanya seperti saya, teliti dan pelajari dulu sampai anda paham dan mengerti betul “how to do” nya, agar jangan kecewa, karena kita berharap lebih pada sebelumnya.

Nah, beberapa waktu yang lalu saya mendapat message di dashboard blog yang merekomendasikan mengupgrade example.wordpress.com menjadi example.com tanpa kehilangan file dan data pada subdomain.worpress.com kita terdahulu, dengan syarat:

This is a paid upgrade. It costs $10/year for the domain name. It costs $10/year for domain mapping. If you buy both at the same time the total cost is $15/year. You do not pay until the nameservers have been changed and verified as being correct.

Tak syak lagi dan tanpa pikir panjang langsung malakukan upgrade domain dari example.wordpress.com menjadi example.com, karena kebetulan saya mempunyai domain hosting yang Ads Registrar di atas header theme-nya tidak kunjung-kunjung dapat dihilangkan atau diatasi. Lalu kolom inipun saya isi dengan example.com yang saya maksudkan diatas.

Add a Domain                http://……………………..        /add domain to blog

Nah, masalah pertama muncul,

Go to your domain registrar and change the nameservers to the following, being sure to remove any existing nameservers that may be there:
ns1.wordpress.com
ns2.wordpress.com
ns3.wordpress.com

If your registrar needs the IP addresses:
72.232.101.25
76.74.159.137
64.34.177.159

Setelah browsing dan baca-baca di Forum, DNS pada domain registrar pun berhasil dirobah, kemudian Upgrade domain berjalan mulus dan jadilah example.com dengan semua file dan data pada subdomain.wordpress.com tidak hilang sama sekali dengan kata lain utuh.

Sudah menjadi kebiasaan, ketika memiliki website baru, pada umumnya keinginan untuk mengutak ngatik theme, plugin serta yang lainnya selalu muncul agar berbeda dengan sebelumya dan tentunya mempercantik blog, dan hal itupun terjadi setelah example.com sudah terupgrade.

Tapi………..
Kebingungan kedua muncul, sebab ternyata tidak dapat langsung meng-upload theme dan lainnya itu ke domain dan harus merobah settingan domain hosting terlebih dahulu di domain registrar.

Dengan kata lain pusing deh……. ternyata Domain Hosting sangat berbeda dengan Domain Mapping, walau memang harus diakui masing-masing punya keunggulan dan kelemahan.

Stupid……….??? Ngga juga, sebab ternyata ada manfaat yang diperoleh dari kesalahan diatas, hitung-hitung kuliah tambahan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: