Archive for October, 2007

Catatan iseng

krupuk.jpgAku tidak sedang beriklan, apalagi ini bukan gambar tuyul, tapi ini adalah gaya promo “penjualkrupuk ikan” di pinggir jalan dari arah Cililitan menuju Jl. Gatot Subroto Jakarta.

Pagi ini saya  melewati jalan tersebut  yang sedang dilanda kemacetan. Dalam bermacet ria biasanya dengar lagu, ataupun radio, lihat kiri, lihat kanan. Nah, kebetulan saya melihat kantong kantong krupuk yang disusun berderet rapi di pinggir jalan, yang setiap kantong tersebut ada tulisan tulisan sederhana, lucu dan sekaligus menarik,  yang tentunya  menawarkan krupuk ikan tersebut.  Seketika aku ingin memotretnya, lalu kuambil handphone tua yang ada di kantong, dan treeet…. .jadilah photo ini, walaupun ini menjadi menggangu kendaraan yang ada di belakang, yang mengakibatkan  ta….tiit tat tuut…………

Lalu saya berfikir, rupanya para pedagang kecil ini sudah terinspirasi iklan-iklan besar yang dipampang sangat besar ditengah jalan yang mengurangi keindahan kota. Tapi okelah idenya cukup bagus dan sedikit lebih tertip, para pedagang ini tidak lagi menjajakannya kesana kemari yang akan mengganggu pengguna jalan., walaupun masih tetap ada seperti itu.

PSSI

FIFA tidak mengakui kepemimpinan PSSI sekarang, karena proses pemilihannya tidak sesuai dengan prosedur yang diatur dalam FIFA, sementara pengurus PSSI mengatakan prosesnya sudah benar, sehingga tidak ada alasan untuk tidak mengakuinya.

Kira kira begitu posisi sang Ketua PSSI sekarang ini………..

komentar.jpg

Pph final atas sewa tanah

Perpajakan memang mengasyikkan untuk disimak tapi sekaligus menyebalkan dimana kadang petugas pemeriksa perpajakan dengan gampangnya melakukan koreksi atas SPt kita tanpa penjelasan yang detail, tau tau SKP sudah dikeluarkan (paling tidak pada kasus yang saya peroleh).  

Sekedar review coba kita lihat pada PP no.29 tahun 1996 yang salah satu pasalnya mengatakan bahwa  “Pajak Penghasilan atas penghasilan yang diterima atau diperoleh Wajib Pajak badan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1, adalah sebesar 6% (enam persen) dari jumlah bruto nilai persewaan tanah dan/atau bangunan dan bersifat final”, tentu saja wajib pajak akan mengacu ke peraturan ini, sebab sebagai rakyat atau wajib pajak tidak ada pilhan harus mengikuti peraturan yang dibuat oleh pemerintahnya. 

Oleh petugas pemeriksa pajak, PP ini tidak dihiraukan sebab menurut mereka seharusnya wajib pajak harus merujuk kepada UU Nomor 17 tahun 2000 pasal 4 dan pasal 23  yang salah satu pasalnya bermakna bahwa pajak penghasilan atas sewa tanah tidak bersifat final melainkan harus dilaporkan sebagai objek PPh Badan, sehingga menimbulkan kewajiban pajak terutang bagi wajip pajak yang sebelumnya telah melaporkannya sebagai pph final. Selanjutnya simpati kita semakin berkurang ketika petugas pemeriksa pajak tidak pernah berusaha untuk meyakinkan wajib pajak bahwa dia telah melakukan kesalahan, tapi hanya menyodorkan berita acara pemeriksaan untuk disetujui atau tidak.  

Nah… yang menjadi pertanyaan, kenapa peraturan pajak ini tumpang tindih sehingga membingungkan wajib pajak, atau apakah PP ini sudah dibatalkan atau direvisi??? 

Ini yang saya tidak tau…..dan masih mencari tau.

Malasia…………Ganyang???

Rasanya ingin berteriak seperti yang dulu diteriakkan Rakyat Indonesia “GANYANG MALASIA”, sudah terlalu banyak dosa dosa yang mereka perbuat terhadap bangsa ini. Masih segar diingatan, mereka mengambil Sipadan-Ligitan, penganiayaan pekerja perkerja  Indonesia, “menghambakan” (dengan segala macam istilah mereka), menyiksa salah satu pelatih olahraga Indonesia (baru minta maaf setelah ada desakan keras dari Rakyat Indonesia), dan masih banyak lagi saya kira perlakuan yang tidak menyenangkan. Oh iya ada juga yang menyebalkan ketika dengan sombongnya  ASTRO (menurut saya identik dengan Malasia) merampas siaran gratis untuk rayat penggemar Bola.

Tapi sedikitnya terobati dengan munculnya Anwar Ibrahim dalam acara Kick Andy kemarin malam (18/10/2007), walau saya tahu pasti beliau hanya menarik simpati Rakyat Indonesia dalam perjuangan politiknya. Okelah, paling tidak ada informasi penyeimbang dari seorang Anwar Ibrahim, salut….

hai Malaysia, kiranya anda dapat berpandangan sama dengan Anwan Ibrahim, bahwa Indonesia itu adalah tetangga anda yang dulu pernah membantu anda juga, hargai otoritas kami, hargai pekerja pekerja kami yang ada disana, atau kami berteriak lagi……………….. “GANYANG MALASIA”

Wapres pun bersilaturahmi…..

Terobosan politik, begitu katanya …………….atas “Road Show” Wapres terhadap para mantan presiden. Kunjungan silaturahmi Wapres ke beberapa mantan Presiden RI tersebut merupakan yang pertama kalinya dilakukan oleh pejabat tinggi negara yang sedang berkuasa dan menurut Wapres (dikutip dari web-nya antara), “kedatangannya ke kediaman Ibu Megawati selain bersilaturahmi, dalam rangka Halal bi Halal 1428 H juga memberikan pendidikan ke bangsa Indonesia agar menghilangkan rasa saling dendam”.

Ternyata para pemimpin dan mantan pemimpin itu saling dendam rupanya selama ini, sehingga sesama rakyat sering terjadi permusuhan (guru kencing berdiri, murid kencing berlari). Nah, pertanyaan berikutnya “mengapa bukan presiden yang berkuasa bersilaturami dengan manatan presiden”, berarti mereka masih saling dendam.

Kita tunggu pada beberapa hari ini, pasti berbagai komentar yang seru akan muncul di media-media (biasanya begitu).

Selamat menunggu…………

Cerita anak anak (4)

Postingan ke-4 tentang cerita anak saya, 
ditulis    : tgl. 24 May 2005
Judul    : Kepintaran yang tak hilang

Celvinatya sudah sembuh dan dia sudah dapat belajar. Dalam belajar, Celvinatya masih dapat berpikir cerdas, nantinya pada saat sudah besar, dia akan dipanggil atau akan disebut” Miss Smart Australia”. Teman teman Celvinatya pada kebingungan, kenapa Celvinatya masih ingat pelajaran, padahal biasanya orang baru sembuh dari sakit parah sudah lupa pelajaran, dan tidak mengerti apa apa. Tapi Celvinatya bisa melakukan semua itu. Lalu Martin datang dan berkata (more…)

Calon presiden ala duniaMaya

Dakam rangka ikut menyemarakkan calon presiden yang sudah mulai menghangat saat ini, rasanya insan blog perlu berpartisipasi guna mempromosikan  “ALTERNATIVE CALON PRESIDEN”, sebab nama nama calon presiden yang sudah ada saat ini kurang mengreget.

Nah…… saya ingin mengajak anda mengusulkan nama nama tokoh yang anda anggap dapat membawa bangsa ini menjadi adil, makmur, tentram, taat hukum, tidak korupsi dan seterusnya, pokoknya orang yang mampu membawa kenyamanan pada bangsa ini.

Persyaratan calon presiden

  • tokoh yang masih fresh
  • setiap orang boleh mengusulkan tokoh yang dianggap mempunyai potensi dan tidak terbatas jumlahnya
  • harus membuat sedikit profil tokoh yang diusulkan (kalau nga’ bisa banyak)

Bila sudah sampai pada jumlah optimal, kita akan mengadakan pooling hingga ditemukan ATERNATIVE CALON PRESIDEN ala duniaMaya.

Pada kesempatan pertama ini saya mengusulkan tokoh dibawah ini, dengan catatan apabila saya memandang perlu mengusulkan lagi, tidak tertutup kemungkinan.

1. Anies Baswedan Ph’D

Lahir:  tanggal 7 Mei 1969
Pendidikan:
Sarjana Ekonomi dari Fakultas Ekonomi niversitas Gadjah Mada
Gelar master dari School of Public Policy, Universitas Maryland
Pekerjaan:
Rektor Iniversitas Paramadina
Direktur riset pada The Indonesia Institute
Peneliti utama di Lembaga Survei Indonesia
(Sumber dikutip dari  “http://id.wikipedia.org/wiki/Anies_Baswedan“)

2.   Agustin Teras Narang, SH

Lahir: Banjarmasin, 12 Oktober 1955
Pendidikan:
Sarjana Fakultas Hukum UKI Jakarta (1973-1979)
Pekerjaan:
Gubernur Kalimantan Tengah
(Sumber dikutip dari “http://www.tokohindonesia.com/ensiklopedi/a/agustin-teras-narang

Anda mempunyai keinginan mengusulkan calon?,

Monggo……………

Sepak bola wanita

Sungguh….,  jarang malah hampir tidak ada pertandingan sepakbola wanita di negeri ini, padahal tidak kalah hebat dan serunya kalau mereka bermain bola, cara menggiring dan gayanya bukan main, apalagi kalau sudah memasukkan gol ke gawang lawannya, uich.., hampir sama dengan yang di Liga Premier itu.

Nah, itu dia yang saya (anda juga?) tonton dan nikmati dalam Piala Dunia Wanita FIFA  yang diselenggarakan di daratan Cina pada 10 – 30 September 2007 lalu. Begitu hebatnya Kesebelasan Jerman yang berhasil manaklukkan Brasil dengan skor 2-0 di final, sehingga mereka menjadi kesebelasan pertama di dunia saat ini yang dapat mempertahankan mahkota Juara Dunia, setelah pada kejuaraan yang sama beberapa tahun lalu di Amerika Serikat berhasil menggondol Juara Dunia dengan mengalahkan Swedia di Final  dengan Skor 2-1.

Yang lebih spektakuler lagi, kesebelasan Jermanlah satu satunya pada kompetisi ini yang tidak pernah kemasukan GOL, yang ditongkrongin oleh Nadine Angerer kelahiran Lohr am Main (Jerman) pada tanggal 10 November 1978.

Bukan main, hebaaat……

Nah, tulisan ini bermaksud untuk menggugah para Kartini Indonesia untuk mencoba menggairahkan kembali Sepak Bola Wanita dimana dulu sudah pernah berkibar seperti Buana Putri misalnya. Siapa tau dengan kebangkitan ini kita dapat berkompetisi dan bersaing dengan kesebelasan Eropa dan Amerika yang sudah duluan  maju (habis……., kita orang udah pesimis sama yang namanya kesebelasan nasional, nga’ beken, segitu gitu aja dari dulu, eh… kecuali yang sekalinya ntuu).

Mauu??????

Cerita anak anak (3)

 

Postingan ke-3 tentang cerita anak saya, 
ditulis    : tgl. 20 May 2005
Judul    : Keadaan yang Kritis
Di rumah sakit Celvinatya di periksa oleh dokter dan kata dokter Celvinatya kena penyakit tipus yang parah. Teman temannya terkejut. Di pagi hari Minggu setelah Celvinatya sadar, teman teman Celvinatya berdatangan untuk menjenguknya. Martin berkata “Cepat sembuh, ya…” Ami juga menyampaikan pesan pada Celvinatya “kalau sembuh masuk sekolah lagi,!”, lalu teman teman pun pulang.
Keesokannya, (more…)

Kebanggan dan harga diri

Sabtu tanggal 6 Oktober 2007 yang lalu saya menghadiri pesta perkawinan anak sahabat di suatu gedung pertemuan. Seperti biasanya di acara perkawinan orang batak, prosesinya  sangat panjang, dan sekedar mengisi waktu luang, kamipun membicarakan berbagai topik-topik, seperti ekonomi, politik, lingkungan, budaya dan macam-macam.

Salah satu topik yang kami bahas adalah tentang kebanggan dan harga diri orang Batak ‘pabila hendak melaksanakan hajatan perkawinan. Terutama mengenai tempat pelaksanaan haruslah di suatu gedung pertemuan (khusus orang Batak), dan apabila semakin mahal, semakin mantaplah kebanggan itu. Sementara sewa gedung pertemuan semacam ini bernilai puluhan juta up. Yang paling mengesankan lagi adalah sulitnya memperoleh kesempatan menyewa gedung pertemuan saking padatnya orang batak ber-hajatan di kota ini. Bayangkan, kalau kita mau melaksanakan hajatan, harus melakukan pemesanan jauh jauh hari, seperti yang dialami oleh teman ngobrol saya ini, bahwa dia telah memesan gedung pada bulan September 2007 yang lalu dengan hasil mendapat jadwal pada bulan April 2008. Busyeeet ………. segitu banyakkah  orang Batak ber-hajatan di kota ini? Padahal, gedung pertemuan semacam ini di Jabodetabok sungguh banyak jumlahnya.

Catatan:
Umumnya pelaksanaan hajatan dilakukan pada hari Sabtu, Minggu dan hari liburan lainnya, dan akhir-akhir ini kadangkala hari Jumat pun sudah ada sebab sulit mencari jadwal seperti yang saya sebutkan tadi.

Sekedar tahu saja, berapa uang beredar dalam satu tahun hanya untuk hajatan semacam ini, dengan asumsi (minimum) di bawah ini,

  • Pelaksanaan hajatan 10 kali dalam sebulan (Sabtu + Minggu dan hari libur lainnya), artinya 120 kali setahun per gedung.
  • Sewa gedung + Catering = Rp.31.000.000
  • Biaya persiapan hajatan sebanyak 25% dari sewa gedung
maka jumlahnya menjadi:
Biaya sewa: 120 x 31.000.000 : 3.720.000.000
Biaya persiapan 25%                 :    930.000.000
Total                                             : 4.650.000.000

Itu hanya peredaran uang untuk satu gedung, sementara ada banyak gedung pertemuan di kota ini. Sungguh angka yang fantastis untuk sebuah kebanggan dan harga diri, walau sebenarnya bukan selalu uang ukurannya.

Sedikitkah itu???, aaah ….pemborosan saya kira, seharusnya lebih bermanfaat bila digunakan untuk hal-hal yang lebih produktip, sementara masih banyak desa tertinggal dan miskin di kampung sana.